² Mahasiswa, Telkom University, Indonesia
Waste-to-Energy sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Perkotaan: Analisis Literatur dan Studi Perbandingan Kebijakan
Abstrak
Pertumbuhan populasi dan
urbanisasi telah mendorong peningkatan volume sampah padat kota (Municipal
Solid Waste/MSW) secara signifikan di berbagai negara, khususnya negara
berkembang. Tanpa pengelolaan yang tepat, MSW dapat menimbulkan dampak serius
terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.
Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknologi Waste-to-Energy
(WtE) sebagai solusi pengurangan sampah, sekaligus menganalisis peran kebijakan
nasional dalam mendukung implementasinya. Dengan menggunakan pendekatan studi
literatur terhadap 19 artikel ilmiah dari rentang tahun 2020–2025, penelitian
ini mengidentifikasi tiga jalur utama teknologi WtE - termokimia, biokimia, dan
fisikokimia - yang masing-masing memiliki keunggulan dan tantangan tersendiri.
Studi kasus dari Brasil,
Swedia, dan Ethiopia dibandingkan dengan kerangka kebijakan di Indonesia
menunjukkan bahwa keberhasilan WtE sangat ditentukan oleh kekuatan kebijakan
nasional, integrasi sosial, dukungan pembiayaan, serta pemilihan teknologi yang
sesuai dengan konteks lokal. Temuan menunjukkan bahwa Brasil, melalui PNRS dan
PLANARES, telah menetapkan target pemulihan MSW yang ambisius dan menjanjikan,
sementara Indonesia masih menghadapi tantangan dalam operasionalisasi kebijakan
dan integrasi sektor informal. Kajian ini merekomendasikan pentingnya penilaian
keberlanjutan secara holistik dan kebijakan adaptif untuk menjembatani antara
kapasitas teknologi dan realitas sosial-ekonomi di lapangan.
Kata kunci: Waste-to-Energy, pengelolaan sampah kota, MSW, RDF, PNRS, kebijakan lingkungan, negara berkembang
Abstract
Population growth and
urbanization have significantly increased the volume of municipal solid waste
(MSW) in many countries, particularly in developing nations. Without proper
management, MSW can have serious consequences for the environment, public
health, and sustainable development. This study aims to evaluate the
effectiveness of Waste-to-Energy (WtE) technologies as a solution for waste
reduction, while also analyzing the role of national policies in supporting
their implementation. Using a literature review approach based on 19 scientific
articles published between 2020 and 2025, this research identifies three
primary WtE technology pathways—thermochemical, biochemical, and
physicochemical—each with distinct advantages and challenges.
Case studies from
Brazil, Sweden, and Ethiopia, compared with Indonesia’s policy framework,
demonstrate that the success of WtE is highly influenced by the strength of
national policies, social integration, financial support, and the selection of
technologies appropriate to the local context. The findings highlight that
Brazil, through PNRS and PLANARES, has set ambitious and promising MSW recovery
targets, while Indonesia still faces challenges in policy implementation and
integration of the informal sector. The study recommends the importance of
holistic sustainability assessments and adaptive policy frameworks to bridge
the gap between technological capacity and socio-economic realities on the
ground.
Keywords: Waste-to-Energy, municipal solid waste management, MSW, RDF, PNRS, environmental policy, developing countrie
